04 February 2007

Merasakan Susahnya Cari Uang

Jakarta diguyur hujan lebat tanpa henti seminggu belakangan, 60% wilayah ibukota sudah terendam air. Paling tidak, itulah suguhan “sarapan” pagi yang aku terima dari koran SINDO dan berbagai stasiun televisi, hari ini. Tapi, meski hari libur – yang seharusnya untuk kumpul atau sekedar jalan-jalan dengan keluarga – aku harus siap-siap “kerja” juga. Semalam ponakanku yang aku serahin jaga rental sudah pesen, Om, besok ke rental ya, aku sendirian jaga. Biasanya hari Minggu rame, entar malah nggak tertangani.” Ya udah, namanya juga cari uang, sedikit “berkorban” di hari minggu nggak papalah, toh seimbang dengan hasil yang didapat, hehehe…

Jam 9 pagi aku berangkat ke rental, yang memakan waktu 30 menit perjalanan dari rumahku. Oh hiya, yang dimaksud “rental” ini adalah usaha sampingan yang aku dirikan bersama istri, berupa rental dan service komputer – sekaligus menjual/beli segala bentuk asesoris dan PC baru dan second – di daerah Cibubur, Jakarta Timur, tepatnya Jl. Taruna Jaya (Bulak Sereh), arah Taman Bunga kalo dari Jl. Lapangan Tembak/Jl. Raya Bogor. Namanya T-Zone Computer.

Ya lumayanlah, dengan 5 karyawan yang ada (2 operator, 1 marketing, 1 service, 1 administrasi), rental bisa berjalan lancar dalam satu tahun terakhir ini. Minimal, asap dapur masih bisa mengebul, meski dengan pola hidup sederhana. Setidaknya, ada sedikit “harapan” untuk bisa membahagiakan (baca : menyiapkan masa depan) putra putriku, yang saat ini berusia 2 tahun dan 8,5 tahun.

Kembali ke laptop (hehehe… ketahuan kalo anggota Tukulmania), Alhamdulillah pengunjung rental sampai pukul 21.15 wib – saat aku buat tulisan ini – lumayan membludak. Rata-rata pengunjung hari ini adalah pelajar dan mahasiswa, ditambah beberapa guru yang membuat proposal untuk penerimaan siswa baru. Hasilnya ? Diatas target ! Entah, ini termasuk berkah musim banjir, atau memang dingin-dingin gini para pelajar/mahasiswa malas ngetik di rumah, sehingga lebih memilih pergi ke rental yang suasananya lebih hangat, hehehe…, karena bisa sambil denger musik, sedikit ngobrol dengan pengunjung lain, atau santai nge-game (paling tidak, kalao capek ngetik sendiri kan bisa minta diketikin operator).

Meski hampir tiap hari libur (sabtu/minggu) aku sempatkan ikut jaga rental, tetapi tetap saja aku merasa capek banget. Rasanya memang tidak ada pekerjaan yang tidak menguras tenaga, yang artinya (lagi) cari uang itu ternyata nggak gampang. Lha yang membuat capeknya (sedikit) terobati, kalo yang ngerental masih bening-bening, jadi melayaninya juga enjoy…hehehe…… Berarti aku normal, kan ?