Tampilkan postingan dengan label MySpace. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MySpace. Tampilkan semua postingan

24 Mei 2008

Keterbukaan ala MySpace

Website social networking terkemuka, MySpace, kini mengizinkan penggunanya untuk mentransfer informasi profil secara otomatis ke website social networking lainnya. Informasi keanggotaan tersebut dibuka MySpace untuk Yahoo!, eBay, Potobucket dan Twitter serta pesaing terberatnya : Facebook.


Langkah yang tidak popular ini diambil MySpace, agar komunitas pengguna website social networking global dapat mengintegrasikan data-data mereka. Dengan demikian, pengguna MySpace tidak perlu lagi melakukan penyesuaian halaman profil mereka dengan foto, video, tulisan, music dan link ke blog, website, dan teman bila memiliki account pada website social networking lainnya.

Langkah ini sebenarnya merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan MySpace dan beberapa website lainnya dengan Google setahun silam, dalam sebuah inisiatif Open Social yang bertujuan menciptakan standar umum yang memungkinkan aplikasi widget untuk berjalan di beberapa komunitas online sekaligus.

Sejauh ini, Google dan Microsoft juga tenggah menggalang gerakan open ID yang memungkinkan pengguna mengaplikasikan satu username dan password untuk beberapa website sekaligus.

24 April 2008

Yok kita coba Friendster bahasa Indonesia

Bikin account Friendster ? Ndak masalah, karena sudah bukan barang baru lagi. Nah, ini yang benar-benar baru, sejak hari Kamis 10 April 2008, situs web Friendster telah hadir dalam bahasa Indonesia untuk memudahkan penggunanya memahami fitur-fitur disana. Jadi, selain Inggris, kini Friendster juga menghadirkan enam bahasa lainnya yang paling banyak dipakai oleh pengunjungnya, yakni : China sederhana, China Tradisional, Jepang, Korea, Spanyol, dan Indonesia.

Pelanggan Friendster di Indonesia memang cukup banyak. Dari total 65 juta pengguna terdaftar, yang berasal dari Indonesia mencapai lebih dari 8 juta. Ini berarti dari total 20 juta pengguna internet di Indonesia, lebih dari 40 persen di antaranya memiliki akun Friendster.

Sebagai jaringan sosial, khususnya untuk wilayah Asia, Friendster memang masih teramat popular. Lupakan nama besar seperti MySpace dan Facebook. Sedangkan secara global, mereka disebut-sebut merupakan situs web nomor 8 terbesar di dunia dan jaringan social ketiga terbesar pula dalam hal traffic.

Jadi, bolehlah kita sedikit berbangga hati karena website sebeken ini memutuskan untuk mengadopsi Bahasa Indonesia di antara sekian banyak bahasa di dunia ini.