08 March 2008

Alarm Kebakaran, Deteksi Dini Lewat Suhu

Kebakaran kerap menjadi karena kelengahan manusia. Api yang semula kecil, bisa berubah menjadi kobaran yang menghanguskan bangunan. Untuk mencegah amukan si jago merah, ada baiknya memasang alarm kebakaran.

Berdasar cara kerjanya, alarm kebakaran bisa dibagi menjadi dua kelompok, yaitu hot detector (deteksi panas) dan smoke detector (deteksi asap). Alarm pendeteksi panas mengenali api melalui suhu udara. Sedangkan alarm asap mendeteksi datangnya api melalui kepulan asap. Kedua alarm akan berbunyi secara otomatis bila mengidentifikasi api atau asap.

Kebanyakan hot detector bisa diatur sesuai dengan keinginan si pemilik. Bisa saja alarm ini disetel untuk berbunyi jika suhu ruangan mencapai lebih dari 68 derajat Celcius. Pemicu smoke detector juga bisa disetel sesuai dengan keinginan pemilik.

Jika anda berminta, harga kedua alarm ini bervariasi sesuai merek. Saat ini, harga rata-rata smoke detector Rp. 150.000 per unit sedangkan hot detector Rp. 130.000 per unit. Alarm ini bisa dipasang di setiap ruangan atau sesuai kebutuhan.