Tampilkan postingan dengan label Ponsel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ponsel. Tampilkan semua postingan

03 Mei 2008

Belum umur 16 tahun, dilarang bawa ponsel

Sungguh berbahagialah, bagi kita semua yang tinggal di Indonesia. Karena meskipun banyak sisi negatifnya – rawan perampasan misalnya – anak-anak usia sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di negeri ini sudah banyak yang membawa ponsel, baik ke sekolah maupun di tempat umum.

Ini berbeda jauh dengan yang terjadi di Karnataka, sebuah daerah di selatan India yang terkenal dengan industry software dan bioteknologi, melakukan pelarangan penggunaan ponsel bagi yang berumur di bawah 16 tahun. Pelarangan ini dilakukan dengan alas an membahayakan kesehatan generasi muda.

Meskipun sudah banyak studi yang menyimpulkan bahwa penggunaan ponsel bisa berisiko bagi kesehatan, bahnyak juga studi yang menyimpulkan hal sebaliknya. Salah satunya adalah Telecom Engineering Center, yang menyatakan penggunaan ponsel berbahaya bagi beberapa kelompok orang karena radiasi bisa merusak jaringan otak mereka.

Atas pelarangan tersebut, konsumen di India banyak yang memprotesnya. Menurut mereka penggunaan ponsel adalah hak mereka. Lebih jauh lagi, menurut mereka ada aturan internasional yang menunjukkan sejauh mana tubuh manusia bisa menerima radiasi yang dihasilkan ponsel. Sampai hal ini benar-benar terbukti, sekolah sekolah di India tetap memiliki hak untuk menyita ponsel dari para murid sekolah.

Coba saja kalau hal ini diterapkan di Indonesia, pasti akan sedikit banyak membantu mengurangi kejahatan perampasan ponsel (baik oleh penjahat beneran maupun preman kecil kecilan di sekolah), dan juga – tentu saja – beredarnya foto maupun video syur yang banyak disimpan di ponsel para pelajar kita !

30 April 2008

MODU, teringan versi Guinness World Records

Ini adalah informasi dari dunia ponsel – tepatnya : ponsel teringan di dunia – yang dirilis Softpedia minggu lalu. Dan, jika menyebut ponsel paling ringan yang pernah dibuat, maka MODU adalah jawabannya. Modu resmi diumumkan oleh juri Guinness World Records sebagai ponsel paling ringan yang pernah diciptakan. Dengan berat hanya sekitar 40,1 gram, ponsel ini muncul sebagai konsep revolusioner dalam industri ponsel.

Ponsel ini dibuat oleh perusahaan Israel yang dipimpin Dov Moran (pendiri msystems Ltd., pencipta USB Flash Drive dan FlashDisk). Modu juga merupakan ponsel yang sangat user-friendly dan bisa dipadukan ke dalam “jaket modu”, merupakan pembungkus ponsel yang bisa mengubah fungsionalistas dan penampilannya.

Ponsel Modu bisa dibilang menjadi inti dari seluruh “jaket”-nya dan bisa diubah menjadi ponsel multimedia, PDA dengan keypad QWERTY, handset gaul, perangkat navigasi dan lain-lain. Meski bisa dikombinasikan engan berbagai jaket eksternal, Modu bisa juga difungsikan sebagai ponsel stand-alone. Ini yang menjadi alas an kenapa modu disebut sebagai ponsel paling ringan didunia.

Sebagai informasi, ponsel ini akan menyerbu pasar pada kuartal empat 2008 dengan harga eceran sekitar 300 dollar AS. Hadir dalam dua “jaket” standar. Namun variasi “jaket” yang lain juga akan tersedia. Memberikan lebih banyak pilihan pada pengguna ponsel mungil ini.

26 April 2008

Nonton CNN di ponsel kita

Siapa tak kenal CNN ? Tak lama lagi, berita-berita terbaru dari stasiun televise popular ini tidak hanya dapat anda nikmati di layar kaca, tetapi juga di ponsel. Ponsel merek Samsung tepatnya.

Mulai bulan Juni 2008 hingga enam bulan ke depannya, Samsung akan menjadi satu-satunya vendor handset yang mengadopsi aplikasi CNN yang menawarkan akses mudah – cukup dengan satu klik saja – ke konten berita yang disiarkan oleh stasiun televise tersebut termasuk laporan dan gambar yang ditransmisikan oleh para koresponden CNN dari seluruh penjuru dunia. Tidak hanya itu, aplikasi mobile lainnya seperti berita global maupun local, CNN video headline, map interaktif, serta akses ke situs citizen journalism CNN – iReports – juga disediakan.

Asyiknya, selain Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin, pasar Asia Pasifik akan disambangi juga oleh produk terbaru Samsung ini. Berarti besar kemungkinan bakal mampir juga ke Indonesia. Tapi sepertinya hanya handset Samsung level high-end yang akan mencicipinya.

Kabarnya, ponsel pertama Samsung yang akan dilengkapi dengan aplikasi CNN yang berbasis Java ini adalah seri G810 – handset dengan model geser berkamera 5 megapixel yang siap dirilis sekitar bulan Juli di Asia. Hingga saat ini, vendor ponsel nomor 2 di dunia ini telah menjual lebih rai 150 juta ponsel di tahun 2007. Untuk tahun ini, mereka memasang target 200 juta unit.

19 April 2008

NOKIA pun hadapi baterai bermasalah

Produsen ponsel Nokia mengeluarkan peringatan produk baterai Nokia BL-5C kepada konsumennya. Karena kemungkinan baterai ini dapat mengakibatkan panas yang berlebihan dikarenakan short circuit ketika mengisi baterai, membuat baterai ini tidak dapat berfungsi.

Nokia mempunyai beberapa supplier untuk baterai BL-5C yang secara kolektif telah memproduksi lebih dari 300 juta baterai. Sebanyak 46 juta baterai BL-5C yang bermasalah diproduksi oleh Matsushita Battery Industrial Co., Ltd antara Desember 2005 dan Nopember 2006, dan telah terjadi 100 kecelakaan di seluruh dunia akibat baterai rusak ini.

Sebagai solusinya, Nokia menawarkan kepada konsumennya penggantian baterai BL-5C yang rusak secara gratis.

18 April 2008

Mendeteksi Masa Subur dengan ponsel

Prosdusen ponsel asal Jepang, DoCoMo, mengenalkan D702iF yang didesain tak hanya untuk perempuan tapi juga perempuan yang menginginkan menjadi ibu. Pasalnya ponsel ini dilengkapi dengan petunjuk kapan mereka memasuki masa-masa suburnya setiap bulan.

Ponsel ini dihadirkan ke pasar Jepang mengingat di Negeri Sakura itu tingkat kelahiran sangat rendah dan junlah anak-anak menurun. Untuk mengetahui data, pengguna cukup mengetikkan tanggal datang bulan dan ponsel bisa deprogram untuk mengingatkan saat pengguna memasuki masa subur tiga hari sebelum ovulasi dan terus pada hari H-nya.

Namun perhitungan itu dilakukan berdasarkan siklus rata-rata. Sehingga alat ini bisa jadi akan menyulitkan bagi perempuan yang siklus datang bulannya tidak teratur. Ponsel ini hadir dengan berbagai macam warna termasuk lilac mirage.

08 April 2008

Operator Seluler, Izin Mulai Dibatasi

Jumlah operator seluler yang sudah cukup banyak tampaknya membuat persaingan semakin ketat. Agar industri operator seluler berjalan sehat, Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Postel) mengambil kebijakan untuk tidak mengeluarkan izin baru bagi operator seluler.

Juru bicara Ditjen Postel, Gatot S. Dewa Broto bilang, pembatasan izin tersebut dilakukan hingga batas waktu tidak ditentukan. Pemerintah khawatir kalau nanti ada izin baru maka persaingan layanan komunikasi itu akan semakin ketat. Buat operator seluler baru, itu malah tidak sehat. Selain itu, slot frekuensi juga sudah sangat terbatas.

Kendati begitu, peluang perusahaan baru yang mau menjalankan bisnis operator seluler, tetap terbuka. Caranya, mereka tidak berdiri sendiri, melainkan bergabung atau memperkuat operator seluler yang sudah ada.

29 Desember 2007

Belum umur 16 tahun, dilarang bawa ponsel

Sungguh berbahagialah, bagi kita semua yang tinggal di Indonesia. Karena meskipun banyak sisi negatifnya – rawan perampasan misalnya – anak-anak usia sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di negeri ini sudah banyak yang membawa ponsel, baik ke sekolah maupun di tempat umum.

Ini berbeda jauh dengan yang terjadi di Karnataka, sebuah daerah di selatan India yang terkenal dengan industry software dan bioteknologi, melakukan pelarangan penggunaan ponsel bagi yang berumur di bawah 16 tahun. Pelarangan ini dilakukan dengan alas an membahayakan kesehatan generasi muda.

Meskipun sudah banyak studi yang menyimpulkan bahwa penggunaan ponsel bisa berisiko bagi kesehatan, bahnyak juga studi yang menyimpulkan hal sebaliknya. Salah satunya adalah Telecom Engineering Center, yang menyatakan penggunaan ponsel berbahaya bagi beberapa kelompok orang karena radiasi bisa merusak jaringan otak mereka.

Atas pelarangan tersebut, konsumen di India banyak yang memprotesnya. Menurut mereka penggunaan ponsel adalah hak mereka. Lebih jauh lagi, menurut mereka ada aturan internasional yang menunjukkan sejauh mana tubuh manusia bisa menerima radiasi yang dihasilkan ponsel. Sampai hal ini benar-benar terbukti, sekolah sekolah di India tetap memiliki hak untuk menyita ponsel dari para murid sekolah.

Coba saja kalau hal ini diterapkan di Indonesia, pasti akan sedikit banyak membantu mengurangi kejahatan perampasan ponsel (baik oleh penjahat beneran maupun preman kecil kecilan di sekolah), dan juga – tentu saja – beredarnya foto maupun video syur yang banyak disimpan di ponsel para pelajar kita !