Tampilkan postingan dengan label Wisata Malang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Malang. Tampilkan semua postingan

17 November 2018

Sensasi Gurih Lumpia Legedaris Hok Lay di Bumi Arema

Lumpia yang selama ini dikenal sebagai kuliner khas dari Semarang, sejatinya adalah jajanan tradisional Tionghoa. Oleh karena itu jangan heran bila anda akan menemukan masakan berbahan kulit tepung dengan beragam isian di dalamnya ini di daerah-daerah lain yang banyak didiami kaum peranakan.

Malang -- yang sering dijuluki Bumi Arema -- sebagai salah satu tujuan wisata kuliner yang lengkap di Jawa Timur, juga tak ingin ketinggalan menyajikan menu Klasik Tionghoa. Meski lebih dikenal dengan menu ikon cwi mie nya, “Kota Bunga” ini juga punya kue lumpia andalan yang banyak digemari.

11 Agustus 2018

Mengenal Pecel Kawi, Kuliner Legendaris Kota Malang

Kota Malang memang layak disebut sebagai kota kuliner legendaris. Pasalnya, di kota ini, Anda bisa menjumpai ratusan tempat makan legendaris yang hingga kini masih tetap eksis, salah satunya adalah Pecel Kawi.

Ya, sesuai dengan namanya, tempat makan ini menyediakan nasi pecel sebagai menu andalan. Meskipun sebenarnya, warung nasi yang beralamatkan di Jalan Kawi Atas No. 43, Kota Malang ini juga menyediakan beragam menu masakan lain.

11 Juli 2018

Ini Dia, 5 Depot Cwie Mie Legendaris yang Wajib Dikunjungi!


Kuliner di Malang dari hari ke hari kian beragam. Berbagai menu kekinian muncul mewarnai daftar destinasi wisata para pecinta kuliner. Meski banyak pendatang baru, namun tidak menyurutkan eksistensi kuliner yang lebih dulu ada, khususnya Cwie Mie.

Di Malang ada beberapa destinasi wisata kuliner legendaris yang menyajikan menu cwie mie atau pangsit mie istimewa. Masing-masing tempat kuliner tersebut juga memiliki kekhasan yang berbeda. Simak rekomendasi berikut ini:


28 Oktober 2017

Lembah Tumpang, Tempat Liburan ala Keluarga Kerajaan Tempo Doeloe

Diakui atau tidak, perkembangan dunia pariwisata – di berbagai daerah yang ada – di negara kita begitu pesat. Obyek yang punya potensi untuk mendatangkan wisatawan lokal dan mancanegara, mulai ditata sedemikian rupa, sehingga bisa mengangkat potensi ekonomi daerah maupun masyarakat sekitarnya.

Tak terkecuali di Kabupaten Malang, tepatnya Kecamatan Tumpang – 17 kilometer dari pusat kota Malang – yang mulai menggeliat mengembangkan potensi wisatanya. Seperti ditulis situs Traveling Yuk, sebuah wisata air yang berkonsep alam pedesaan jaman kerajaan Hindu sudah mulai dibuka, dan diberi nama Lembah Tumpang. Seperti apa? Berikut tulisan selangkapnya:


10 Desember 2014

Sekilas Mengenal Sejarah Topeng Malang

Panji Topeng Malang merupakan pementasan wayang Gedog yang dalam pertunjukannya mempergunakan topeng. Dalam perkembangannya di Kedungmoro dan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Malang yang dikenal dengan sebutan Topeng Jabung.

Dalam pementasannya mengetengahkan cerita-cerita Panji dengan tokoh-tokohnya seperti : Panji Inu Kertapati, Klana Swandana, Dewi Ragil Kuning, Raden Gunungsari, dll. Para penari mengenakan topeng dan menari sesuai dengan karakter tokoh yang dimainkan. Dalam pementasan dipergunakan tirai yang terbelah tengah sebagai pintu keluar/masuk para penarinya.

Maestro Topeng Malang, yang tetap melestarikannya adalah Mbah Karimun bersama istrinya Siti Maryam, dengan tetap melatih anak-anak kecil di lingkungannya untuk belajar membuat Topeng Malang dan tari Topeng Malangan. Kini generasi penerus topeng malang di kedungmonggo diteruskan oleh Mas Handoyo.

10 November 2014

Pesona Air terjun di Wana Wisata Coban Kethak

Tidak terlalu jauh dari perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Kediri terdapat air terjun bernama Coban Kethak. Air terjun ini terletak di antara rerimbunan perkebunan durian dan hutan di Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang.

Ketinggian air terjun kurang lebih 25 meter ini, memberikan pesona alam yang sangat menawan. Deburan-deburan air terjun yang membelah tebing ini memecahkan kesunyian hutan belantara di kawasan Coban Kethak. Bukan hanya terdengar kencang, aliran arus Coban Kethak juga begitu deras. Suguhan pesona Coban Kethak ini bukan saja pada guyuran airnya, melainkan juga pada pemandangan alam sekitar Coban Kethak. Di kawasan Coban Kethak, pepohonan begitu rimbum dan banyak akar pohon yang menggantung di antara tebing.

17 Agustus 2014

Mengenal Bandara Abdul Rachman Saleh Malang

Bandara Abdul Rachman Saleh adalah bandar udara yang terletak di Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kode ICAOnya WARA (dahulu WIAS) dan kode IATA MLG. Bandara ini merupakan tempat pesawat Hercules C-130 dan Super Tucano sebagai pengganti OV-10 Bronco yang telah di musiumkan. Selain itu Wing 2 Korps Pasukan Khas juga bermarkas di sini.

Bandara Abdul Rahman Saleh memiliki dua landasan pacu yang pertama untuk pesawat-pesawat kecil seperti Hercules C-130 dengan panjang 1.500 m, dan yang kedua untuk jenis pesawat besar seperti Boeing 737 dengan panjang 2.250 m. Pemprov Jatim melalui Dishub dan LLAJ akan mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan agar menambah panjang landasan pacu 720 meter lagi. Dengan penambahan itu nantinya panjang landasan pacu di Bandara Abd. Saleh Malang menjadi 3.000 meter dan juga dobel landasan pacunya.

11 Juli 2014

Melihat Malang Tempo Doeloe di Museum Brawijaya

Museum Brawijaya yang terletak di Jalan Ijen Kota Malang ini merupakan salah satu tempat yang akan memberikan gambaran pada Ngalamers tentang beratnya masa-masa perjuangan warga Malang melawan penjajah.
 
Di museum ini Ngalamers akan menemukan banyak barang peninggalan sejarah yang masih terawat dengan baik. Seperti tank yang terdapat tepat di depan museum yang merupakan tank yang dipergunakan pada saat pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Ada juga sebuah senjata yang dirampas dari tentara Jepang pada September 1945, meriam canon sebesar 3.5 inch dengan nama 'Si Buang', serta sebuah sebuah tank AMP-Track yang digunakan para pejuang TRIP.

20 Mei 2014

Senaputra, Taman Rekreasi Keluarga di Tengah Kota Malang

Taman Rekreasi Senaputra merupakan salah satu obyek wisata favorit warga Malang untuk mengisi hari libur bersama keluarga. Hingga saat ini, Taman Rekreasi Senaputra juga menjadi salah satu kawasan ruang terbuka hijau di kota Malang. Kawasan tersebut juga memiliki banyak pohon rindang sebagai penyangga ekosistem. Selain itu, posisinya yang berada di pinggir Sungai Brantas membuat Senaputra memiliki nilai penting untuk konservasi sungai.
Saat ini Taman Senaputra dikelola oleh Kodam V Brawijaya, sedangkan operasional sehari-hari dijalankan oleh Koramil Klojen yang bertindak sebagai pengawas. Tahun 1963 pernah terjadi sengketa pengelolaan taman ini antara Yayasan Senaputra dengan pihak Kodam V Brawijaya. Adapun saat dikelola Yayasan Senaputra, Taman Rekreasi Senaputra lebih memprioritaskan fasilitas hiburan seni budaya. Seni budaya tersebut berupa karawitan, kuda lumping, dan tarian daerah. Terdapat pula sanggar tari, sanggar karawitan, dan sanggar pedalangan.

09 April 2014

Pesona Alam Kebun Teh Wonosari (Malang)

Malang tak hanya terkenal akan agrowisata apelnya saja. Kota yang sering disebut mempunyai kemiripan dengan kota Bandung dalam hal iklimnya yang sejuk ini juga memiliki agrowisata teh. Wisata kebun teh di kota berjuluk Paris of East Java ini tak kalah menarik dengan agrowisata apelnya. Salah satu perkebunan atau agrowisata teh yang wajib Anda kunjungi yaitu Agrowisata Wonosari.

Kebun Teh Wonosari terletak di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang (perbatasan Surabaya–Malang). Agrowisata Wonosari merupakan kawasan kebun teh pertama di Jawa Timur yang dikonsep menjadi wisata kebun. Ide ini muncul dari almarhum Ir. Drs. Soebiarto MM, mantan Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Direksi PTPN XII pada tahun 1998.

22 Desember 2013

Pantai Balekambang: Tanah Lot-nya Pulau Jawa

Sebuah pura Hindu anggun berdiri pada sebuah batu raksasa yang menghadap ke samudera luas dan pasir putihnya merangkul gelombang yang datang ke pantai. Pemandangan yang cantik ini bukan di Tanah Lot, Bali, melainkan pemandangan  spektakuler Pantai Balekambang di sebelah selatan Kabupaten Malang. Pantai indah yang tersembunyi ini melengkapi deretan tujuan wisata memukau di Jawa Timur selain Gunung Bromo dan Kota Batu. Pantai Balekambang tepatnya berada di Desa Srigoco, Kecamatan Bantur, sekira 70 kilometer arah selatan Kota Malang.

Pantai Balekambang ditandai dengan tiga pulau batu yang dinamai sesuai karakter pewayangan, yaitu: Pulau Anoman, Pulau Wisanggeni, dan Pulau Ismoyo. Pulau Wisanggeni terhubung ke pantai dan Pulau Ismoyo oleh jembatan beton sepanjang 100 meter. Di Pulau Ismoyo berdiri dengan anggunnya Pura Amerta Jati atau juga dikenal sebagai Pura Ismoyo. Pura ini memiliki karakteristik yang berbeda dari pura-pura Hindu di Bali namun memiliki pemandangan candi di pulau batu berikut jembatan penghubungnya yang menantang laut biru yang luas tak kalah cantik. Kecantikan dan pesonanya semakin spektakuler saat Matahari terbenam di balik cakrawala; menyuguhkan siluet pura berlatar langit senja berwarna kuning keemasan. 

05 Oktober 2013

Menelusuri Sejarah Candi Singosari di Malang

Tidak banyak sisa-sisa Kerajaan Singosari yang pernah berkuasa abad 13 di Jawa Timur. Hanya ada sebuah candi yang belum selesai dibangun dan dua patung raksasa yang berdiri menjaga di depan istana sebagai jejak yang tersisa dari salah satu kerajaan besar di Nusantara ini.

Candi Singosari disebut masyarakat setempat sebagai Candi Cungkup, awalnya sempat dinamakan juga candi Renggo, Candi Menara, dan Candi Cella. Untuk sebutan yang terakhir karena candi ini memiliki celah sebanyak 4 buah di bagian tubuh candi. Hingga kini nama yang lebih dikenal adalah Candi Singosari karena letaknya di Singosari.

30 September 2013

Mengenal Keindahan Panorama 5 Pantai di Malang

Pesona Malang, Jawa Timur, juga tak lepas dari panorama pantai. Saat bertatapan langsung dengan pantai-pantainya, dijamin Anda langsung jatuh cinta dan betah di sana. Inilah 5 pantai dengan panorama tercantik di Malang. Mau tahu?

Kemanapun
anda berlibur, pantai selalu jadi target destinasi utama. Tak terkecuali saat Anda datang ke Malang, Jawa Timur. Pantai berpasir putih sampai pantai mirip Tanah Lot di Bali ada di Kota Malang tersebut.

Debur ombak dan panoramanya yang elok pun menjadi alasan wisatawan untuk berlama-lama di kota ini. 

04 Agustus 2013

Megahnya ‘Masjid Tiban’ di Turen (Malang Selatan)

Pernah dengar ‘Masjid Tiban’ yang ada di wilayah Kabupaten Malang?  Siapapun yang menyambangi sebuah pondok pesantren di wilayah selatan Malang ini, pasti terpesona saat melihat Masjid Tiban tersebut. Selain besar dan berarsitektur unik, konon masjid ini dibangun tentara jin dalam 1 malam. Percaya?

Masjid Tiban berada dalam komplek Pondok Pesantren Biharu Bahri'asali Fadlaailir Rahmah di kawasan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dinamakan 'Tiban' karena konon, masjid ini 'tiba-tiba ada'.
 Pesantren ini menempati areal tanah seluas 4 hektare, dan kira-kira baru 1,5 hektare dari luas tanah itu yang digunakan untuk bangunan utamanya.

24 Juli 2013

Pemandian Sumber Ringin, Alami dan Penuh Pesona

Menjelajah Kabupaten Malang kita akan menemukan banyak keindahan tersembunyi di sana. Walau banyak yang tak terawat dan dibiarkan apa adanya, namun siapapun akan setuju bahwa pesona alamnya luar biasa. Tengok saja pemandian wisata Sumber Ringin. Lokasinya berada di Desa Wringinsongo Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Bagaikan perawan yang tak tersentuh, eksotisme tempat ini membuat siapapun berandai-andai. Andai saja sang perawan didandani.

Jika melewati Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang, tak ada salahnya jika mampir ke tempat wisata ini. Mencari lokasinya memang tidak mudah, karena tak ada papan petunjuk besar di jalan raya yang menjadi penunjuk arahnya. Hanya sebuah papan nama usang yang tertempel di tembok rumah warga saja yang jadi penunjuknya. Dari jalan raya, dibutuhkan waktu kurang lebih 10 menit saja untuk mencapai lokasi pemandian ini. 

13 Juli 2013

Coban Jahe, Air Terjun Perawan di Jabung (Malang)

Air terjun Coban Jahe tepatnya berada di Dukuh Begawan, Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Lokasi coban masuk dalam wilayah Perhutani Unit II Jawa Timur KPH Malang yaitu Perhutani RPH Sukopuro, Jabung. Coban (bahasa Jawa Timuran yang artinya air terjun) yang masih sangat alami ini juga dikenal oleh masyarakat setempat sebagai air terjun Begawan.

Nama Jahe, konon dulu berasal dari kata pejahe yang dalam Bahasa Jawa berarti meninggalnya. Nama itu disematkan penduduk setempat yang mengumpulkan jenazah para pejuang akibat bombardir Belanda pada sekitar tahun 1947. Lama kelamaan lidah warga setempat sering menyebut dua suku kata terakhir saja, yaitu jahe. Nama pejahe-pun berganti jahe. Menurut penduduk setempat, pasukan TRI yang bernama Gagak Lodra ini akan melakukan perjalanan menuju Lumajang tetapi diserang oleh kekuatan udara Belanda sehingga peleton pasukan beranggotakan 38 orang ini gugur.

04 Juli 2013

Bendungan Karangkates, Taman Wisata Air di Malang Selatan

Taman Wisata Karangkates merupakan salah satu objek wisata yang berlokasi di sebelah utara Waduk Sutami / terletak sekitar 32 km ke arah Selatan Kota Malang. Karena lokasinya yang strategis terletak diperbatasan antara Malang – Blitar menjadikan Taman Wisata Karangkates selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan domestik / lokal maupun mancanegara.

Taman Wisata Karangkates memiliki luas area sekitar 6 hektare yang dilengkapi dengan berbagai wahana permainan dan fasilitas antara lain arena outwardbond, kolam renang yang dilengkapi mini waterboom, taman bermain anak-anak, watersport berupa banana boat & motor, Gazebo, flying fox, perahu wisata hingga restoran teratai yang menghadirkan aneka menu hidangan.

12 Juni 2013

Candi Kidal, Candi Paling Tua di Jawa Timur


Candi Kidal (tinggi 12,5 m, luas: 35 m2) terletak di desa Rejokidal sekitar 20 km sebelah timur kota Malang - Jawa Timur. Candi Kidal dibangun pada 1248 M, bertepatan dengan berakhirnya upacara pemakaman Cradha untuk Raja Anusanatha (Anusapati), pengganti Raja Rajasa Sang Amurwabhumi. Anusapati diarcakan sebagai Siwa dan ditempatkan di ruang utama candi. Namun sekarang ini arca tersebut tidak berada pada tempatnya lagi.

Dari daftar buku pengunjung yang ada nampak bahwa Candi Kidal tidaklah sepopuler temannya Candi Singosari, Jago atau Jawi. Hal ini karena Candi Kidal terletak jauh di pedesaan, tidak banyak diulas oleh pakar sejarah dan jarang ditulis pada buku-buku panduan pariwisata. Lokasi candi ini sendiri berada dipinggir jalan utama desa, namun karena terletak menjorok agak ke dalam sehingga sulit dilihat sebelum benar-benar tepat berada di depan gerbang masuk kawasan candi.

04 Juni 2013

Keindahan dan Pesona Gunung Bromo


Gunung Bromo, merupakan bagian dari pegunungan Bromo-Semeru yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Kawasan wisata ini menjanjikan sebuah keindahan yang tak bisa anda temui di tempat lain. Dari puncak gunung berapi yang masih aktif ini, anda bisa menikmati hamparan lautan pasir seluas 10 km persegi, dan menyaksikan kemegahan gunung Semeru yang menjulang menembus awan. Anda juga bisa menatap indahnya matahari beranjak keluar dari peraduannya.



Selain menyaksikan keindahan panorama yang ditawarkan oleh Bromo, apabila Anda datang di waktu yang tepat, maka Anda dapat menyaksikan Upacara Kesodo, yang diadakan oleh masyarakat Tengger. Upacara ini biasanya dimulai pada saat tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kesodo [ke-sepuluh] menurut penanggalan Jawa.



29 Mei 2013

Toko "OEN" : Restoran Legendaris, Bersuasana Tempo Doeloe



Kota Malang masih menyisakan pesona dari masa kolonial Belanda. Kalau ingin berlibur sambil menikmati suasana tempo doeloe, mampir saja ke Toko 'Oen'.

Toko 'Oen' adalah toko tua yang menjadi favorit wisatawan domestik dan mancanegara yang datang ke Malang. Anda juga patut datang ke tempat ini untuk menikmati makanan dan sejarahnya.


Terletak di Jl Basuki Rahmat No 5, Malang, Toko 'Oen' tampil dominan dengan arsitektur gaya lama dengan jendela-jendela besar. Suasana di dalam toko pun seolah tidak berubah sejak pertama berdiri pada 1930.


Saat berada di dalam, ada tulisan besar di dinding. "Welkom in Malang, Toko "Oen" Die Sinds 1930 Aan De, Gasten Gazelligheid Geeft." Belanda banget gayanya.
Begitu pula dengan kursi rotan, meja-meja bulat dan aneka gambar di dinding yang menyiratkan suasana tempo dulu. Puas dengan atmosfer kolonial, saatnya menjajal makanan.


Menurut Nia, salah satu staf Toko ‘Oen’ , yang jadi favorit di tokonya adalah es krim, semua rasa. Karena asli bikin sendiri, tanpa pengawet dan bikinnya manual. Selain itu, masih menurut Nia, masakan yang paling disuka adalah Oxtongue Steak atau steak lidah, harganya Rp 45.000.

Es krim dihargai Rp 13.000 per scoop, kecuali es krim durian yang dibandrol Rp 20.000. Toko 'Oen' juga menjual aneka kue seperti sus, lemper, risoles, dan lain-lain. Nah, di tempat ini makan berat pun bisa. Toko 'Oen' punya aneka menu Indonesia maupun China.

Khusus masakan ‘makan berat’ kelezatan steak lidah Toko ‘Oen’ sudah tidak diragukan lagi. Buktinya, Toko 'Oen' terus kebanjiran wisatawan dalam dan luar negeri. Rombongan turis asing banyak tiap hari. Paling banyak Belanda, tapi dari negara lain juga banyak. Kalau libur atau akhir pekan pasti ramai.


Toko 'Oen' buka setiap hari dari pukul 08.00-21.30 WIB. Jangan ragu datang ke tempat ini saat liburan ke Malang. Nikmatilah suasana kolonial tempo doeloe bersama steak lezat dan akhiri hari dengan satu scoop es krim yang lekker!

***